Minggu, 15 Maret 2015

Diagnosa Gangguan Mobil Injeksi dari Kedipan MIL

Mendiagnosa gangguan atau kerusakan mobil injeksi dapat dilakukan dengan mudah, walaupun kita tidak memiliki peralatan canggih lantaran setiap ada gangguan atau kerusakan sistem injeksi / sistem EFI pengemudi akan mendapatkan informasi dari lampu indikator check engine atau MIL ( malfunction indicator lamp), Indikator check engine atau MIL terdapat pada dasbor dengan dengan indikator speedometer, MIL akan terlihat menyala saat kontak di ON
dan akan mati jika mobil di stater dan hidup hal ini menandakan sistem EFI dalam kondisi baik / normal, namun jika lampu indikator check engine / MIL menyala saat mobil sudah hidup menunjukkan ada masalah atau gangguan pada sistem EFI. Untuk melakukan pengecekan dapat dilakukan dengan alat Diagnostic Scan Tool / Scaner EFI namun harganya cukup mahal, ada cara sederhana mendiagnosa gangguaan / kerusakan sistem EFI hanya bermodalkan kawal atau seuts kabel caranya KLIK DISINI.
Jika sudah di temukan jumlah kode kedipan kita dapat menentukan letak gangguan dengan menggunakan tabel DTC berikut :


DTC No.
Item Deteksi
Area Problem
Check Engine Warning Light
P0105/31
Pressure Sensor
Circuit Malfunction
· Open wire or short in pressure sensor circuit
· Pressure sensor
· Engine ECU
¡
P0115/42
Water Temp. Sensor
Circuit Malfunction
· Open wire or short in water temp. sensor circuit
· Water temperature sensor
· Engine ECU
¡
P0120/41
Throttle Position Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short in throttle position sensor circuit
· Throttle position sensor
· Engine ECU
¡
P0325/18
Knock Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short in knock sensor circuit
· Knock sensor (looseness)
· Engine ECU
¡
P0335/13
Crankshaft Position Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short in crank position sensor circuit
· Crank position sensor
· Signal rotor
· Engine ECU
¡
P0340/14
Camshaft Position Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short in cam position sensor circuit
· Cam position sensor
· Engine ECU
¡
P0500/52
Vehicle Speed Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short signal line from A/T ECU or ABS ECU or vehicle speed sensor
· Combination meter
· Vehicle speed sensor
· Engine ECU or A/T ECU or ABS ECU
¡
P0505/71
Idle Speed Control System Malfunction
· Open wire or short in ISC valve circuit
· Engine ECU
¡
P1130/29
A/F Adjuster Circuit Malfunction
· Open wire or short in A/F adjuster circuit
· A/F adjuster
· Engine ECU
P1346/75
VVT Sensor Circuit Range/Performance Problem
· Mechanical system (Gigi pada timing chain loncat, salah pemasangan timing chain dan chain tensioner)
· Engine ECU
P1510/54
Starter Signal Circuit Malfunction
· Open wire in starter signal circuit
· Engine ECU
¡
P1520/51
Switch Signal Circuit Malfunction
· Open wire or short in A/C switch circuit
· A/C switch
· Open wire or short in throttle position sensor circuit
· Throttle position sensor
· Open wire or short in neutral start switch circuit
· Neutral start switch
P1530/44
A/C Evaporator Temp. Sensor Circuit Malfunction
· Open wire or short in A/C evaporator temp. sensor circuit
· A/C evaporator temp. sensor
· Engine ECU
¡

Kode P.... akan muncul pada alat scaner
Untuk diagnosa dengan kabel jumper (kawat / seutas kabel ) gunakan kode di belakangnya contoh P105/31 yang diambil adalah kode 31 diperoleh dari pembacaan jumlah kedipan MIL pada periode pertama 3 kedipan selang beberapa detik kedip lagi 1 kedipan dan ini berulang terus selama kontak di on dan kabel jamper belum di cabut.


Cara Menguji Emisi Gas Buang dengan 4 Gas Analyzer

Kelayakan kendaraan untuk dapat digunakan berkendara di Jalan raya salah satunya harus lolos Uji Emisi Gas Buang, hal ini dilakukan agar kendaran yang digunakaan tidak menyebabkan terjadi polusi udara, sudah kita ketahui bersama bahwa atmosfer bumi kita sudah terlalu banyak terkontaminasi oleh polutan-polutan salah satu penyumbang terbesar bersumber dari asap kendaraan.
untuk itu saat ini sedang digalakkan kendaraan yang baru keluar dari pabrik harus lolos uji emisi demikian juga kendaraan yang sudah beroperasi secara berkala harus melakukan uji.
Berikut saya bagikan cara menggunakan alat uji emisi gas buang

Cara menguji emisi gas buang dengan 4 gas analyzer

  1. Nyalakan unit dan tunggu 150 detik pemanasan dan 20 detik zeroing hingga display muncul berganti-ganti angka hingga tertera “Rdy Mode Gaso” (Ready Mode Gas).
  2. Nyalakan mesin mobil kurang lebih 5 menit.
  3. Masukkan gas probe kedalam mulut knalpot,setelah mesin mobil panas.
  4. Tekan “ENT/MEAS” untuk memulai pengukuran.
  5. Tunggu sekitar 3 menit hingga nilai CO, CO2, HC, O2 , α  atau AFR yang tertera di display stabil.
  6. Tekan “HOLD” 2 x, isikan no plat, atau no pendaftaran dan tekan 1 x lagi  untuk mencetak hasil.
  7. Untuk mengukur mobil yang selanjutnya, tekan “ESC/STANDBY” dan tekan “ZERO “/“PURGE”, biarkan unit mengosongkan sisa-sisa gas yang lalu.
Gunakan buku manual atau manual book masing-masing kendaraan untuk menentukan hasil uji emisi menunjukkan kelayakan kendaraan atau tidak, jika belum maka kendaraan perlu mendapatkan servis / tune up dan penyetelan serahkan pada mekanik yang sudah benar-benar teruji.

KETERANGAN:
  • HC TEST = Untuk pengetesan kandungan HC pada system.
  • FUEL GASO = Untuk memilih Gasoline, LPG,CNG atau ALCO. Default GASO.
  • Hcu 1 = 8500 (tidak bisa dirubah)
  • OcuO = Tidak bisa dirubah.
  • P.E.F  0.500 tidak bisa dirubah.
  • Verr 0.41 = Software versi 0.41
  • Cell 1.00 = Default
  • Set dATE = untuk Setting data tanggal, Bulan, Tahun dan jam, Untuk memindah digit menggunakan  panah bawah dan untuk menaikkan angka digit menggunakan panah atas.
  • SET  Nox = Untuk setting Nitrogen Oksida (Nox)
  • CAL GAS = Untuk mengkalibrasi 4 gas.
  • CAL NOH = Untuk mengkalibrasi Nox
  • Printing = Untuk memilih model printing cetakan.


Perawatan-perawatan yang diperlukan agar 4 gas analyzer dapat digunakan secara optimal
  1. Bersihkan selang dari kandungan gas setiap hari.
  2. Gunakan selalu stabilizer.
  3. Selalu lakukan purging (menekan PURGE) setelah pengukuran untuk mendapatkan hasil yang akurat.
  4. Penggantian O2 sensor dilakukan jikalau pembacaan O2 pada display dibawah 20 atau diatas 20. Pada kondisi probe tidak terpasang pada knalpot.
  5. Selalu diperhatikan filter-filternya.
Untuk selanjutnya marilah kita ikut berperan aktif dalam mengurangi terjadinya pencemaran-pencemaran atau polusi di muka bumi ini agar anak cucu kita dapat menikmati kehidupan ini dengan layak.

Selasa, 10 Maret 2015

Kunci Jawaban Soal Teori Kejuruan Engine Otomotif








KUNCI JAWABAN

Soal Ujian Teori Kejuruan dapat dilihat sini
 

A. PILIHAN GANDA


1
E
11
A
21
A
2
D
12
B
22
B
3
C
13
C
23
C
4
B
14
D
24
D
5
A
15
E
25
E
6
E
16
E
26
A
7
D
17
D
27
B
8
C
18
C
28
C
9
B
19
B
29
D
10
A
20
A
30
E

B.  ESSAY

1.   - alat pelindung mata,   - alat pelindung kepala,   - alat pelindung telinga
      - alat pelindung hidung  - alat pelindung tangan   - alat pelindung kaki

2.   - untuk melindungi baju kerja agar tidak kotor
      - untuk mempermudah masuk dan keluar dari bagian bawah kendaraan

3.  a.   tidak menggunakan busi pijar                                     
b.   nozzle menyemprotkan bahan bakar langsung di ruang bakar utama                                     
c.   menggunakan nozzle type lubang banyak
d.   menggunakan pompa injeksi type inline
e.   tidak mempunyai ruang bakar tambahan
f.    banyak digunakan pada mobil besar (angkutan)

4.  Keuntungan mesin diesel :  tenaga lebih besar, bahan bakar lebih irit dan murah, tidak memerlu   
                                                  kan system pengapian sehingga jarang mogok/ rusak 
     Kerugian mesin diesel      : getaran dan suara lebih besar, konstruksi lebih rumit sehingga harga  lebih mahal, membutuhkan kapasitas baterai dan motor starter yang lebih besar.

5.  Governor berfungsi untuk mengatur jumlah penginjeksian bahan bakar sesuai dengan beban dan putaran mesin ( secara otomatis)

6.  Pada saat kk “ON” dan “ST” arus dari baterai – kk – solenoid, sehingga coil terjadi kemagnetan dan menarik katup dan bahan bakar mengalir sehingga mesin hidup
     Pada saat kk “OFF” arus yang ke coil terputus, sehingga kemagnetan hilang dan pegas menekan katup menutup saluran bahan bakar sehingga mesin mati.

7.   -  bahan bakar lebih irit                                       -   perawatan mesin lebih ringan
      -  tenaga mesin lebih baik                                   -   polusi lebih rendah                           
     
8.   - sensor aliran udara    - sensor temperature mesin      - sensor putaran mesin
      - regulator                    -  katup start                             -  injector
      - pompa bahan bakar   - thermo switch                         - ECU

9.   – arah kabutan,      - bentuk kabutan,        - tekanan pengabutan,             - tetesan ujung nozzle 

10.       4. retaining nut            5. Shim/washer                        6.  pressure spring       7. pressure pin             8.  distance piece          9. nozzle body & nozzle needle                                  10. nozzle holder